Mahfud Aly

Lelaki terkombang-kambing tulisan. ...

Selengkapnya
Enaknya Punya Istri Oriflamer (6)

Enaknya Punya Istri Oriflamer (6)

Mahfud Aly

Lelaki tersipu-sapi kenangan

***

Tulisan ini berseri. Sudah sampai seri enam. Belum ada tanda untuk berakhir. Sebisa mungkin saya teruskan. Semacam penghargaan pada istri yang sangat saya sayang.

Membaca istri tetap kelemahan terbesar saya. Sungguh! Perempuan itu bukan untuk dipahami, cukup dituruti. Eaaa!

Istri itu tidak perlu dimengerti, cukup diikuti apapun maunya. Aman dan sejahtera.

Jika tak, bahaya. Hahaha!

****

Saya melihat bahwa memiliki istri seorang Oriflamer itu banyak enaknya. Jam kerja yang longgar salah satunya. Sebagai keluarga, istri itu memiliki peran paling luar biasa. Dengan tetap bekerja, istri saya bisa memiliki keleluasaan waktu. Itu sangat membantu.

Tentu berbeda dengan perempuan pekerja kantoran. Waktu ya ikut juragan. Ke kantor ya tetap berangkat, entah ada tetangga meninggal atau lahiran. Tak bisa seenaknya izin. Tentang waktu inilah yang paling dikeluhkan mereka yang bekerja dengan waktu saklek.

Pilek ya tetap kerja.

Jempol cantengen ya berangkat.

Sakit gigi apalagi. Berangkat!

Banjir bandang ya tetap harus jalan.

Anak awak panas tetap berangkat.

Tapi saya percaya: semua orang boleh memilih dan tetap setia pada pilihannya.

Jangan mudah baper. Semua orang punya kisahnya sendiri. Jalan hidup sendiri. Tidak ada orang yang lebih paham tentang diri kita sendiri, sebaik diri kita. Jangan mudah baper dengan orang lain bicara tentang kita.

Nyinyiran itu 80 persen karena gossiper ingin seperti kita tapi, tak bisa. 20 persennya karena mereka tak punya pekerjaan. Orang yang nganggur, mulutnya bocor. Coba suruh mereka menulis satu buku dalam sebulan, tak sempat mereka ngerumpi.

Bisa dedel duwel hidup mereka. Karena menulis tak semudah mengumbar aib orang lain melalui rumpian. Menulis itu butuh data, sementara gosip tanpa data justru semakin gegap gempita. Bukti itu tak perlu. Yang penting bumbu-bumbu fitnah. Diawali kata kunci: jangan bilang siapa-siapa!

****

Uang tak bisa membeli waktu. Oriflame menjamin konsultan mereka bisa menjalani usaha, dibayar, tanpa mengorbankan waktu untuk keluarga.

Benar! Masa anak-anak itu sekejab. Sebentar lalu hilang. Saat anak kecil butuh, kita tak ada. Nanti saat kita ingin membersamai mereka. Ah, mereka tak mau lagi. Mereka sudah punya kawan. Kita ingin makan sekeluarga di luar, anak-anak punya agenda lain.

Itu sungguh menyesakkan dada.

Dengan pilih Oriflame, dan rela meninggalkan kerja di Perusahaan Modal Asing (PMA) adalah pilihan cerdas. Istri saya tetap bekerja, bersosialisasi, berkarir, tanpa meninggalkan peran utamanya: istri dan ibu. Ia bisa bersama dua anaknya penuh waktu. 24 jam nonstop, serupa apotek.

Itu keren.

Saya pun merasa sungguh beruntung. Memiliki istri yang bisa setia di rumah. Antar jemput sang putra. Baik ngaji atau sekolah. Karena saya sering tugas luar. Jarang di rumah.

Jika misalnya kami berdua sama-sama suka pergi keluar untuk kerja. Mau dibawa ke mana hubungan kami? Mau didikan model apa keluarga kami?

Anak-anak tetap butuh kehadiran kedua orang tua. Bukan pembantu atau asisten rumah tangga. Itulah kenapa ada menikah, perkawinan, dan cinta.

Sesungguhnya saya sering nelangsa; daycare program hanya solusi instan untuk menitipkan anak selama bekerja. Tetapi tolong, berikan anak anak atas kasih sayang orang tua secara penuh dan sempurna.

Jika Anda memang melakukan ini, tetaplah tabah dan percaya. Semoga ada jalan keluar yang berkah. Hidup adalah tentang belajar tiada henti. Hidup adalah tentang pengorbanan yang seolah tanpa henti.

Segala sesuatu atas kuasa Tuhan dan semua takdir yang terjadi adalah yang terbaik yang harus kita jalani. Hendaknya jangan terlalu sering menyalahkan diri sendiri. Insyaallah, semua akan baik-baik saja. Barakallah!

Maafkanlah saya!

Ah, inilah kami. Keluarga tipe remekan rengginang. Dedel duwel. Tertatih. Compang-camping. Kurang ilmu. Kurang gaya. Kurang daya. Kurang segalanya.

Tapi kami siap dijewer. Siap dihajar. Siap diajar.

Tulisan ini sangat personal. Tak perlu dijadikan rujukan. Bahkan, tulisan ini tanpa moral story. Jangan baper. Tulisan ini pun susah untuk dipercaya. Banyak ngawurnya. Hahaha!

Tapi jika Anda ingin merekonstruksi hidup dan mimpi. Oriflame selalu terbuka dan membuka diri. Bismillah!

Hubungi istri saya saja. Hanifah Nila Wardani yang cetar membahana.

Tinaro, 1 Mei 2019

Family is connecting members.

Kebersamaan tak melulu raga, tetapi jiwa dan doa-doa. Bismillah!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Mantab membahana gaya bertutur yang enak, mengalir lancar seperti kali Lamong yang membanjiri Kepatihan dan sekitarnya, Barokallah

01 May
Balas

Jos gandos kothos-kothos. Abah Barakallah

01 May

Mantap ayah,,, semoga selalu begitu, setiap saat, setiap waktu. happy family, saling memahami. rengginangnya gurih... Wuidiiih,,,

01 May
Balas

Mohon doanya. Penulis terbaik yang saya kenal. Barakallah

01 May

Samara selalu pak editor n nyonya

01 May
Balas

Terima kasih atas doanya Bunda Fera. Penulis dg diksi paling berwarna

01 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali