Mahfud Aly

Lelaki terkombang-kambing tulisan. ...

Selengkapnya
GRATIS, ARUNG JERAM SENSASI PEDAS LEVEL 9
Berjeram, Mengarungi lembah

GRATIS, ARUNG JERAM SENSASI PEDAS LEVEL 9

Ah, sebagai spesies manusia yang tinggal di pelosok negeri ini. Lamongan. Permainan Arung Jeram sebenarnya biasa saja. Sejak kecil, aku selalu main di kali. Mandi di Kedung. Sabunku lemah lempung. Sampoo-ku merang dibakar. Pekerjaanku ya mencari ular dan yuyu di embung barat desaku.

Ah, semua wahana kehidupan dari mulai akrobat naik ke punggung sapi, hingga terjatuh. Atau dikejar pemilik pohon mangga yang buahnya diambil oleh temanku. Aku tidak ikutan sebenarnya. Aku cuma jadi pemimpin saja. Yang menyuruh ya aku. Hihihi!

Kenangan masa kecil itu nggilani. Ngeri-ngeri sedap. Sekarang aku jadi orang baik-baik. Kalau tak ada orang yang melihatku.

Kapan hari, aku diajak kantor untuk mencoba sensasi wahana air ini. Gila! Biasa banget awalnya. Sungguh, aku pandai berenang. Di kali. Hanya karena gratisan, aku ikutan. Ingin tahu juga seperti apa rasanya. Ternyata... Aku gemetaran. Takut setengah mati.

Aku takut mati. Utang masih banyak. Cicilan panci. Ah, sudahlah.

Berikut ini aku bagikan tips berarung jeram gratis dan menyenangkan:

1. Pastikan kamu dibayari.

Caranya mudah. Kamu harus punya kantor. Jadilah provokator. Ajak mereka liburan ke wahana Arung Jeram. Minta kantor yang bayar gratis. Hihihi.

Kalau tidak punya kantor. Cari teman yang mudah bersedekah. Siapa saja. Tak perlu harus tajir melintir. Orang tajir yang pelit. Banyak. Orang miskin yang pemurah, buanyyaakk.

2. Bawa baju ganti. Sepatu anti air. Jangan sandal jepit.

Ini penting. Karena di tengah kali. Kejadian apapun susah ditebak. Kadang karang, dan batu besar membuat perahu terbalik. Jika kau bisa selamat hingga titik akhir. Itu keren. Kau selamat dan kering.

Tapi teman itu kadang penghianat bangsa. Apa mereka ikhlas kau kering sendirian?

Ayo jungkirkan! Hihihi!

Jangan pakai sandal jepit. Rawan kintir. Aku beberapa kali mengalami. Sandal jepitku meninggalkanku di saat aku masih sayang-sayangnya. Huhuhu!

Baju ganti itu penting. Tapi jika kau punya uang. Ia bisa membeli segalanya. Kecuali umur dan kesehatan. Hihihi! Kalau jodoh bening, kadang bisa juga uang digunakan.

3. Main air itu gampang lapar hingga kelaparan.

Bawa kompor, LPG, dandang, panci, rice cooker, microwave, galon, mi sekardus. Mau arung jeram apa pindahan?

Bawa cintaku bersamamu saja. Ih, gombal!

4. Jika kau bukan pemilik toko gadget. Jangan bawa HP, laptop, printer, Lcd proyektor saat berarung jeram. Bahaya!

Aku pernah mengalami. Huhuhu! Aku nangis di pinggir sungai. Hape Siemens C45-ku kecemplung. Mak plung. Plung. Plung.

Aku menangis gero-gero. Kawanku bilang. Ikhlaskan saja, Aly.

Gundulmu, ikhlaskan. Dua juta cink. Kredit pisan.

5. Jika ingin acara arung jeram mu semarak ajak aku ya. Gratis.

Nanti aku ceritakan kisah nabi-nabi. Episode terbaru.

Ok, Gaes! See ya dada!

BRA

VO!

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Saya juga bisa ceritakan kisah nabi-nabi versi baru. Terus, yang mau ngajak gratisan siapa ya ? Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, Pak Guru.

11 Jan
Balas

Hihihi. Amin. Barakallah!

11 Jan

Maaf Pak Aly or Pak Mahfud.....Maaf ye....Bukannya saya gak mau ngajak arung jeram tapi auranya sudah bikin bangkrut ...piss....hi..hi..Semoga selalu sehat dan menginspirasi..Barakallah...

11 Jan
Balas

Takut nyemplung apa takut kebagian, bendahara. Ibu. Barakallah. Dicoba!

11 Jan

Takut nyemplung apa takut kebagian, bendahara. Ibu. Barakallah. Dicoba!

11 Jan

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali