Mahfud Aly

Lelaki terkombang-kambing tulisan. ...

Selengkapnya
Guru Rasa Linu
Pilih nuklir atau buku?

Guru Rasa Linu

Mahfud Aly (saja)

Lahir 1984. Jadi guru SMA tahun 2004 akhir. 20 tahun pas. Siswa SMA usia 16-18 Tahun. Di kelas dipanggil Pak. Sua di kafe, dipanggil Mas (Saat itu, emas masih murah). Saya punya puluhan foto. Saya masih unyu-unyu tapi guru. Guru rasa linu. Ditaksir siswa sendiri. Dikirimi surat cinta dan kado baju juga puisi.

Ah, mungkin karena ini saya suka puisi. Hihihi!

Karena saya orang kampung. Masuk sekolah tak lihat umur. 16 tahun diterima Unesa, jadi mahasiswa. Ke Surabaya, tak punya KTP. Belum cukup umur.

Sama Emak disuruh bawa kartu keluarga, takut kena razia. Yustisia namanya. Ah, saat itu emak ingin selamatkan dirinya. Biar tak malu dipanggil ke dinsos Surabaya. Jemput anaknya, berani masuk Surabaya. Padahal masih balita.

Ah, mungkin karena itu saya suka menulis cerpen. Curhat hidup yang sungguh getir. Teman sekelas tua semua. Ah, mungkin jika ingin punya pacar, harus sering main ke SD sebelah.

Sebagai guru jejaka. Wajah unyu tiada terkira. Ganteng gagah serupa Arjuna, kurang mangan kurang biaya. Di kelas, dianggap kawan saja. Diajak main bekel, lompat tali murid sendiri. Ada halma juga ular tangga. Hidup saya penuh drama.

Itu kenapa saya suka menulis naskah drama. Tanpa naskah, tanpa panggung, hidup saya sudah drama. Penuh intrik, penuh tragedi. Drama Yunani, atau Victorian kalah nyali.

Ah, sesungguhnya saya ingin jadi artis. Hanya wajah saya tanggung. Ganteng kagak. Jelek kagak. Itulah kenapa saya menulis skenario film FTV. Agar dunia ada variasi. Tukang cilok dapat putri kerajaan ubur-ubur. Sementara Elly Sugigi dapat brondong ganteng sekali.

Ah, tenyata saya menulis dengan ikhlas hati. Wong, saya curhat nasib apes sekali. Hihihi!

Ya Allah, semoga istri hamba tak membaca tulisan ini. Hamba belum sanggup tidur di pasar, bantalan gubis. Aamiin!

Omah Suwong, 23 Mei 2019

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Tulisannya unik banget, pantes banyak fansnya. Jadi pingin niru, tapi...bisa enggak ya. Pasti enggak. Salam dari Magelang mas Editor handal.

23 May
Balas

Saya justru pengagum Pak Agus. Barakallah. Salam olahraga.

23 May

Sambil sahur aku ngikik sendiri, gegara baca tulisan ini. Sungguh Pak Mahfud Aly rendah hati; kurang mangan kurang biaya, namun kuliah kelar di usia belia. Matur suwun sudah menghibur hati ini. Barakallah.

23 May
Balas

Hihihi

23 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali